Sabtu, Desember 31, 2011

Ke Sumatra Barat ... ?.. liburan yuk....

Yes…Liburan sekolah telah tiba, mumpung besok long weekend dan udah lama direncanakan kami siap-siap melakukan liburan ke Sematra barat, yang sangat terkenal dengan budaya dan alam yang eksotis.

Kelok 9 siapa yang tidak kenal dengan jalan yang melingkar dan membelok 9 kali, Lurah berangin di Pasaman, lembah yang tingginya ratusan meter jika terjadi kecelakaan dipastikan jarang ada nyawa yang selamat, Panen ikan larangan di Lubuk sikaping Pasaman, dimana ikan dilarang diambil setahun sekali dipanen bersama-sama, Pemandian dan lokasi wisata alam rimbo panti pasaman, terkenal dengan air panas alam yang bisa merebus telor hingga matang, para wisatawan bisa membawa telur mentah atau ada juga yang menjualnya disekitar tempat wisata untuk dimasak diair panas tersebut, Rumah gadang dimana rumah yang dibuat atapnya seperti tanduk kerbau dan dibuat besar, karna disana umumnya ada beberapa keluarga yang menepati rumah tersebut dan di sumatra barat rumah gadang masih dapat kita nikmati kelestariannya, Wisata ikan sakti sungai Janiah di bukittinggi ikan di danau kecil yang tetap lestari karna ikan tersebut tidak pernah diambil, terlindungi menurut adat dan leganda, Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazid Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota). Pada masa penjajahan Belanda, jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan, sedangkan pada masa pendudukan Jepang, berbentuk klenteng. Pada masa kemerdekaan, bentuknya berubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau, Ngarai sianok wisata alam indah di kota bukittinggi,Pembuatan Lobang jepang, ini dilakukan secara rahasia. Dimulai pada Tahun tahun 1942 dan baru dijadikan objek wisata pada tahun 1986. Karena untuk menjaga kerahasiaan Lubang ini, Jepang memperkerjakan orang-orang dari luar Sumatera. Supaya tidak ada yang buka mulut, maka setelah selesai menjalankan tugasnya para pekerja itu dibunuh.

di setelah semua siap pukul 02:00 wib kami mulai injak gas, perjalan ini kami usahak sesantai mungkin, karna yang pertama kami tempuh adah daerah pasaman, ujung Sumatra barat yang berbatasan dengan Sumatra utara, dan pada pukul 16:00 kami tiba ke rantau berangin kabupaten Kampar – Riau, kami meneruskan perjalanan dan pukul 18:00 kami sampai di kelok 9 dan perjalan ini kita lanjutkan tanpa tulisan tapi dangan gambar aja ya:
















Dua hari perjalanan kembali ke Pekanbaru,Sumatra barat bye see you next year
Senin 26 Desember 2011

Jumat, Desember 30, 2011

Pembelajaran Korupsi Dimulai dari Usia Dini


Masa pembagian rapor sekolah setelah ujian semester satu, adalah masa panen bagi oknum wali kelas dan guru, karna saat itu sumbangan dari wali murid akan mengalir yang katanya memang sumbangan bersipat suka rela dan tidak mamaksa, tapi ada juga yang sipatnya memaksa, karna wali murid harus meneken diatas list kertas dengan menulis nama dan jumlah sumbangan sumbangan suka rela tersebut didepan meja guru sebelum wali kelas meyerahkan lapor anak didiknya.

Banyak wali murid yang larak-lirik, bisik kanan bisik kiri melihat berapa jumlah yang terbesar dan terkecil sumbangan wali murid lain, karna wali murid tersebut takut kalau tidak pa
ntas uang yang akan dia sumbangkan.

O.. OU.. Mas bro, piye to iki, “aku api’e yumbang apo ora” jan’ne aku iki mumet, la guru kui kan wes oleh gaji tetep, kok ijek njalok sumbangan to, kan kui jenenge korupsi to. ( Mas bro, gimana ya, “ aku harus gimana, yumbang atau tidak” sebenarnya aku sendiri pusing guru kan sudah dapat gaji tatap, kok masih minta sumbangan, itu kan namnya korupsi.

"Bukan hal yang aneh lagi masa pembagian lapor adalah masa penen guru wali kelas, karna setiap membagi lopor, wali murid akan memberi sumbangan katanya ya seiklasnya aja untuk wali kelas namun hal itu merupakan kewajiban setiap enam bulan bagi wali murid.

Benayak wali murid yang mengeluh tapi harus bagai mana bahkan ini sudah menjadi tradisi korupsi terbuka bagi guru, dan ini adalah awal anak-anak kita, mengenal korupsi, karna dari sini murid-murid SD akan tahu bagai mana menyogok wali kelas, bahkan tidak sedikit murid yang protes kalau orang tuanya memberi uang sedikit untuk sumbangan, dia akan protes dan takut jika nantinya wali kelas akan dendam dan mamberi nilai yang jelak kepadanya.

Hal ini sudah berlangsung sangat lama bisa dibilang turun-temurun dan bukan menjadi rahasia lagi, namun ini sudah menjadi kebiasaan halal yang mengnalkan anak-anak kita tantang bagaimana caranya menyogok guru dan bagai mana korupsi itu dimulai.

Tidak mungkin penguasa-penguasa kita tidak tahu hal ini, tetapi merekan sengaja menunup mata, atau dengan dalih sumbangan suka rela, mereka bahkan memberi rupiah yang lebih besar, dan wali murid yang kere terpaksa mengikuti atau paling tidak mengimbangi.

Negara ini memang sudah sebegitu parahnya hal yang tabu atau jelas-jelas korupsi dijadikan abu-abu sehingangga menjadi sumbangan suka tapi tidak rela.
Kalau kita melapor palingan jawabanya : "Tolong dicatat saja, siapa wali kelas atau guru-guru yang meminta sumbangan waktu membagi lapor, Pihak dinas pendidikan Pemprov Riau akan menindak tegas bagis PNS yang terbukti meminta sumbangan tersebut," katanya, ... lagi-lagi itu Cuma katanya hehehe.

Jumat, Desember 16, 2011

Jilbab dan fenomena modernisasi yang kebablasan

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan* seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (Q.S Al-Ahzab: 59)

Subhanallah! Membaca senandung Ayat Cinta di atas, sungguh sangat luar biasa akan arti pentingnya sebuah Jilbab (kudung). Ternyata jilbab bukan hanya sekedar berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga agar kaum Hawa itu mudah dikenal dan tidak diganggu oleh kaum Adam.

masuknya Islam sekitar 1300 tahun yang lalu ke Nusantara, kerudung sebagai busana Muslimah yang kini menjadi pemandangan sehari-hari adalah fenomena baru di Indonesia. Busana Muslimah sebagai sebuah gejala kelompok atau gerakan sosial keagamaan baru muncul pada tahun 1980an. Sebelumnya, Muslim perempuan Indonesia hanya mengenal “kerudung kapstok” yaitu busana muslimah tradisional yang populer dipakai di kalangan pesantren, madrasah, majlis taklim dan organisasi-organisasi Islam. Hingga tahun 2006 ini, sosok busana Muslimah Indonesia mengalami beberapa perkembangan yang menarik untuk dicermati dari aspek model, bentuk dan ruhnya.

Revolusi Islam Iran tahun 1979 adalah pemicunya. Sejak itulah booming busana Muslimah meledak di Indonesia. Revolusi Iran berdampak sangat kuat terhadap kalangan terpelajar Islam di perkotaan. Umat Islam selama ini merasakan bahwa mereka berada dalam hegemoni (dominasi politik dan kebudayaan) Barat. Kebangkitan Islam dan suksesnya revolusi Islam Iran, menjadi pendorong psikologis yang besar yaitu terbentuknya harga diri, rasa hormat, kebanggaan dan identitas baru. Para perempuan Muslim di Indonesia dan Malaysia, terutama para mahasiswa aktifis kampus seperti dikejutkan dan disadarkan oleh wanita-wanita Iran. Betapa membanggakannya wajah-wajah perempuan Iran yang cantik-cantik tapi membungkus tubuhnya dengan busana Muslimah yang tertutup rapat, tetapi menenteng senjata dan berhasil mengusir dominasi dan pengaruh Amerika Serikat dari negaranya.

 

Memasuki tahun 1990an kita menyaksikan kerudung dipakai oleh perempuan berkelas dengan mengendarai mobil mewah, dipakai oleh pengusaha, artis selebritis, pejabat negara, kaum profesional, aktifis sosial politik dan seterusnya. Pada dekade ini pula para perintis parancang busana Muslimah berkelas bermunculan seperti Anne Rufaidah, Ida Royani, Ida Leman, Dewi Motik Pramono, Neno Warisman dan lain-lain. Butik-butik mahal pun mulai menjamur seperti Shafira di Bandung dan Yayasan Karima di Jakarta dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah. Mereka ini membentuk lingkungan simbolik baru sebagai kelas menengah Muslim. Tahun 1990an, Islam mengalami mobilisasi citra dari tradisional desawi ke modern perkotaan.

Tapi, karena perempuan-perempuan muda hidup di kota-kota besar dalam lingkungan kultur global yang sangat westernized, sementara pendidikan agamanya kurang, maka “seksi” dan “menarik” tetap menjadi pilihan banyak perempuan muda. Seksi dan menarik adalah ikon-ikon kecantikan sekuler yang selama ini membentuk cara berfikir para wanita muda dan remaja. Maka lihatlah, kita menyaksikan sebuah “spesies baru” generasi perempuan Islam yang “berbusana Muslimah” sangat khas: ketat mencetak badan, lekuk-lekuk tubuh ditonjolkan, perut dan pinggang dipamerkan, kadang-kadang (maaf!) celana dalam bagian belakang kelihatan sementara kepalanya terbungkus kerudung. Model “busana Muslimah” generasi ini persis seperti disinyalir dalam hadits Nabi: “berpakaian tetapi telanjang!” Kaum pria yang matanya kreatif, jangan khawatir, Anda masih berpeluang menikmati kepuasan birahi dari kelompok perempuan berkerudung seperti ini.

Dari Berberbagai sumber dan foto

Minggu, September 04, 2011

Asal Nama Selatbaru - Bengkalis

Banyak yang tidak tahu asal usul nama selatbaru, Banyak yang tertanya tanya, apakah karna berdekatan dengan selat malaka atau nama tersebut hanya popular dari mulut ke mulut, generasi sekarang, hanya sedikit saja yang benar-benar tahu asal nama selatbaru, yang dulu namnya SILO BARU ( batu baru ).


Menurut orang-orang tua dan tokoh masyarakat didaerah ini, ataupun beberapa sumber konon nama selatbaru ( silo baru ) dipopulerkan dari oleh Seorang sersan kompeni Tuan Controleur yang datang ke selatbaru saat itu mereka sedang memperkuat dan menambah kekuasaanya didaerah bengkalis dialah yang pertama menyebut daerah ini selatbaru, hal itu terjadi sekitar tahun 1927 M


Awal penamaanya adalah silo baru belum selatbaru, ini dipengaruhi oleh suku jawa yang membuka hutan di daerah ini, adalah dari penemuan batu ditengah hutan awal dari mulai penamaan silo baru, batu tersebut telah berumur ratusan tahun, terdapat tiga buah batu besar dan kecil, dulu batu tersebut konon ada dua buah namun ada tangan-tangan jahil yang coba memecahnya dan dibawa pulang namun batu tersebut kembali ketempat asalnya, jika di lihat alam kepulauwan bengkalis tidak aka ada batu seperti ini, dikarnakan di sini daerah rawa yang tidak terdapat pergunungan seperti di pulau Sumatra maupun jawa.


Disekitar daerah ini telah ditempati suku asli yang bekerja sebagai nelayan yang diketuai oleh ketua suku yang bernama Tali, namun mereka bukan menetap mereka selalu berpindah pindah untuk mencari ikan.


Penamuan batu itu sebenarnya sangat mengagetkan ketua kelompok dan anak buahnya yang kala itu diketuai oleh Mbah Abdul Rojak, didaerah penemuan batu itu di kisahkan ditumbuhi pohon Kandis, Jambe, Rambai, Manggis dan beberapa buah pohon langka lainnya yang selama ini tidak ditemui didaerah lain di sekitar hutan ini, konon batu tersebut berada di bawah pohon kandis yang dihuni oleh lebah Gung ( lebah madu hitam dan besar ) rumah lebah tersebut besar dan panjang sampai beberapa depa ( ukuran meter yang menggunakan tangan dengan cara direntangkan ) karna waktu itu tidak ada meteran, ada juga air yang mengalir menyerupai pancuran sehingga suara air tersebut kedengaran dari puluhan meter namun arah arah air mengalir tidak terlihat, air tersebut masuk kesemacam lubang sumur yang mungkin mengalir dari bawah tanah menuju sungai.


Parnah juga dikabarkan konon didekat batu tersebut ditemukan dua patung kuningan suami istri namun sampai sekarang patung kuningan tersebut masih menjadi misteri dan perdebatan tentang kebenarannya.


Waktu itu tempat batu tersebut berada sangat angker jika ada yang mendekat kearah batu tersebut lebah-lebah pun menyerang, Mbah Abdul Rozak ahirnya membuat ruwatan dengan diadakan pementasan wayang semalam suntuk untuk meminta izin ke penunggu tempat tersebut agar jangan mengganggu rombongan mereka.


SELATBARU sendiri mulai popular setelah Tuan Kontroler menyebut daerah ini Selatbaru bukan silo baru, dan sampai sekarang, batu selatbaru ( silo baru ), masih dapat dilihat, tepatnya di selatbaru dearah kampung seberang ( berancah ) disebelah perkuburan umum dekat lapangan bola masysrakat sebagian masyarakt mengatakan batu tersebut pertama kali ditemukan didaerah parit III dan berpindah sendiri ketempat yang sekarang.


Satu hal yang sangat disayangkan tempat batu itu berada sangat tidak terawat dan terkesan dilupakan, padaha ini murupakan sejarah untuk anak cucu yang perlu dilestarikan, harapan kami terutama pemerintah daerah selatbaru pemuka masyarakat dan aparat desa buatlah seperti tugu mini agar lestari, terimakasih.

Minggu, Agustus 21, 2011

Sungkem ' maaf lahir bathin'

Selamat lebaran maaf lehir batin tuk semua (2011-1432)

Idul Fitri atau Lebaran tak kan lengkap tanpa yang satu ini, yaitu ‘sungkem’. Yaitu meminta maaf kepada orang yang lebih tua sambil mengucapkan kata-kata tertentu sebagai bentuk pengakuan maaf. Pada orang Jawa, sungkem ini biasanya menggunakan tutur kata yang sopan dan runtut, dengan bahasa jawa krama inggil. Dan inilah kata-kata yang sering saya gunakan ketika sungkem dengan keluarga saya yang lebih tua (ayah, ibu, nenek, kakek, pakdhe, budhe, paklik, bulik, tetangga, dll):

Kepareng matur dhumateng …….. [bapak/ibu/simbah/dll], sowan kula wonten ing mriki, sepindah silaturrahim, kaping kalih ngaturaken sugeng riyadi, ngaturaken sedaya lepat nyuwun pangapunten, kaping tiga nyuwun donga pangestunipun supados kula saged dados putra ingkang sholeh, migunani dhateng agami, nusa, bangsa, lan nagari, lancar anggenipun pados ilmu, gampil anggenipun pados rejeki ingkang halal lan thayyib, saha sukses nglampahi gesang ing donya lan akhirat.

Dalam bahasa Indonesia, artinya:

Perkenankan saya bertutur kepada …….. [ayah/ibu/nenek/dll], maksud kunjungan saya ke sini, yang pertama silaturahim, yang kedua mengucapkan selamat idul fitri, mohon maaf atas segala salah dan khilaf, yang ketiga mohon doa restunya agar saya jadi anak yang shaleh, berguna untuk agama, nusa, bangsa, dan negara, lancar dalam menuntut ilmu, mudah dalam mencari rezeki yang halal dan thayyib, serta sukses dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Setelah kita matur, biasanya beliau (ayah/ibu/nenek/kakek,dll) akan menjawabnya dengan kata-kata maaf, do’a restu, dan wejangan atau nasihat. Jawaban yang biasanya saya terima, contohnya semacam ini:

Yo, Le… Sowanmu mrene tak tampa, semana uga aku wong tuwa akeh lupute, muga-muga isa kalebur ing dina riyaya iki, tak dongakke muga-muga apa sing tak citak-citakke dikabulke marang Gusti Allah…

Dalam bahasa Indonesia, artinya:

Ya, Nak… Kunjunganmu ke sini saya terima, sebagaimana juga saya sebagai orang tua banyak salahnya, semoga bisa melebur di hari raya Idul Fitri ini, saya doakan semoga apa yang kamu cita-citakan dikabulkan oleh Allah SWT…

Sekarang sudah tau ilmunya kan? Ayo kita praktikkan! Selamat ber-sungkem… ^_^

Diambil dari blog : http://zenma.wordpress.com/

Rabu, Agustus 17, 2011

KIAMAT Dengan KA’BAH



Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun untuk manusia beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi manusia. (QS. Ali Imran: 96)

Kita mungkin pernah bertanya kenapa harus solat menghadap Kiblat, juga kenapa harus ada Ibadah Thawaf, Ini juga sering jadi perenungan manusia, seperti ini :

1. Ketika mempelajari Kaidah Tangan Kanan (Hukum Alam), bahwa putaran energi kalau bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah energi akan naik ke atas akan naik ke atas. Arah ditunjukkan arah 4 jari, dan arah ke atas ditunjukkan oleh Arah Jempol.



2. Dengan pola ibadah thawaf dimana bergerak dengan jalan berputar harus berlawanan jarum jam, ini menimbulkan pertanyaan, kenapa tidak boleh terbalik arah, searah jarum jam misalnya.



3. Kenapa Solat harus menghadap Kiblat, termasuk dianjurkan berdoa dan pemakaman menghadap Kiblat

4. Kenapa Solat Di Masjidil Haram menurut Hadist nilainya 100.000 kali dari di tempat sendiri.

5. Singgasana Tuhan ada di Langit Tertinggi

Perenungan Sintesa :

1. Energi Solat dan Doa dari individu atau jamaah seluruh dunia terkumpul dan terakumulasi di Kabah setiap saat, karena Bumi berputar sehingga solat dari seluruh Dunia tidak terhenti dalam 24 jam, misal orang Bandung solat Dzuhur, beberapa menit kemudian orang Jakarta Dzuhur, beberapa menit kemudian Serang Dzuhur, Lampung dan seterusnya. Belum selesai Dzuhur di India Pakistan, di Makasar sudah mulai Ashar dan seterusnya. Pada saat Dzuhur di Jakarta di London Sholat Subuh dan seterusnya 24 jam setiap hari, minggu, bulan, tahun dan seterusnya.

2. Energi yang terakumulasi, berlapis dan bertumpuk akan diputar dengan generator orang-orang yang bertawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam yang dilakukan jamaah Makah sekitarnya dan Jamaah Umroh / Haji yang dalam 1 hari tidak ditentukan waktunya.

3. Maka menurut implikasi hukum Kaidah Tangan Kanan bahwa Energi yang terkumpul akan diputar dengan Tawaf dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya akan ke atas MENUJU LANGIT. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak berhenti di Kabah namun semuanya naik ke Langit. Sebagai satu cerobong yang di mulai dari Kabah. Menuju Langit mana atau koordinat mana itu masih belum nyampe pikiran saya. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat saluran agar solat dan doa dalam bentuk energi tadi agar sampai Ke Hadirat Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong Energi yang terfokus naik ke atas Langit. Selamanya sampai tidak ada manusia yang solat dan tawaf (kiamat?).

Kesimpulan

1. Solat dan Doa, diyakini akan sampai ke langit menuju Singgasana Tuhan selama memenuhi kira-kira persyaratan uraian di atas dengan sintesa (gabungan/Ekstrasi) renungan hukum agama dan hukum alam, karena dua-duanya ciptaan Tuhan juga. Jadi hendaknya ilmuwan dan agamawan bersinergi/ saling mendukung untuk mencapai kemaslahatan yang lebih luas dan pemahaman agama yang dapat diterima lahir batin

2. Memantapkan kita dalam beribadah solat khususnya dan menggiatkan diri untuk selalu on-line 24 jam dengan Tuhan, sehingga jiwa akan selalu terjaga dan membuahkan segala jenis kebaikan yang dilakukan dengan senang hati (iklas).

3. Terjawablah jika sholat itu tidak menyembah batu (Kabah) seperti yang dituduhkan kaum orientalis, tapi menggunakan perangkat alam untuk menyatukan energi solat dan doa untuk mencapai Tuhan dengan upaya natural manusia.

4. Tuhan Maha Pandai, Maha Besar dan Maha Segalanya

Ini sekedar renungan dan analisa , semoga saja mampu memotivasi kita dan para Pakar untuk memicu pemikiran, penelitian lebih dalam untuk lebih mempertebal keimanan dan menjadi saksi bahwa Tuhan menciptakan semesta dengan penuh kesempurnaan tidak dengan main-main (asal jadi) sehingga makin yakin dan cinta pada Tuhan Yang Maha Esa. Mungkin renungan ini berlebihan dan berfantasi, tapi sedikitnya ini pendekatan yang mampu menjawab pertanyaan sebagaimana di atas dan tidak bertentangan dengan Kitab Suci dan Hadist bahkan mendukungnya. Semoga bermanfaat…

Ramalan Untuk Memastikan Bahwa Ka'bah Dan Kiamat hanya Allah Yang Tahu :

1. Ka'bah Akan Hancur Dengan Sendirinya (Terbukti dengan ditenggelamkannya satu pasukan yang akan menyerang ka'bah suatu hari nanti)

2. Jika Pusat Bumi Bergeser Akan Banyak Kekacauan (seperti Musim Yang tidak Mengenal waktu)

3. Kiamat Akan Cepat Terjadi Jika Sholat Sudah Ditinggalkan

4. Anda Pasti Juga pernah mendengar jika Siapa Yang Meninggalkan sholat berarti telah merobohkan Agama.

5. Untuk selain Islam, kapan kapan akan kita kupas, bagaimana kemampuan Pentium 2 dan pentium 4 sungguh berbeda, bagaimana petunjuk Allah Disempurnakan dari umat Ibrahim, Musa hingga Muhammad saw, Nabi Isa menyempurnakan Taurat dengan Injil, Dan Muhammad menyempurnakan keduanya Dengan Al Qur'an. Hingga Kalian mengerti bahwa kita dulu adalah umat yang satu.[zonamaya.info]

BAHAYA KEBANYAKAN DUDUK BAGI KESEHATAN


Hasil penelitian menunjukkan, gaya hidup kurang aktif atau sedentari dapat meningkatkan risiko mengidap penyakit kronis meskipun Anda telah meluangkan waktu untuk berolahraga.
“Jika orang-orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk, meski telah berolahraga secara rutin, mereka tetap berisiko tinggi terkena penyakit kronis. Jika mereka mau menambah gerakan dalam rutinitasnya sepanjang hari, mereka akan merasa lebih baik dan terhindar dari masalah kesehatan,” ujar John Thyfault, asisten profesor nutrisi dan fisiologi dari Universitas Missouri.
Dalam penelitian terbaru, Thyfault dan timnya menemukan bahwa mereka yang gaya hidupnya berubah dari level aktivitas tinggi (lebih dari 10.000 langkah setiap hari) menjadi tidak aktif (kurang dari 5.000 langkah per hari) berisiko lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2.
Menurut Thyfault, aktivitas yang menuntut seseorang jarang duduk seperti tak terlihat pengaruhnya terhadap seseorang. Tetapi, dalam jangka panjang hal itu dapat mencegah kenaikan berat badan.
Dalam sebuah artikel terbaru yang dipublikasikan Journal of Applied Physiology, para peneliti berpendapat, gaya hidup kurang aktif merupakan penyebab utama penyakit kronis, seperti diabetes, obesitas, juga penyakit perlemakan hati. Berolahraga secara teratur pun mungkin belum cukup bagi mereka yang banyak duduk untuk menekan risiko penyakit ini.
Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk dapat memicu risiko kematian.
“Setiap orang harus mencoba mengambil paling tidak 10.000 langkah setiap hari. Tak perlu dilakukan sekaligus, tapi melakukan 500 hingga 1.000 langkah setiap beberapa jam sudah terbilang bagus,” ujar Scott Rector, asisten profesor nutrisi dan olahraga fisiologi dari Universitas Missouri.
health.kompas.com

Jumat, Agustus 05, 2011

“Syi’ir Tanpo Waton” Gus Dur

Gus Dur (Abdurrahman Wahid), pasti kita sudah mengenal beliau. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sosok beliau yang sarat pemikiran cemerlang. Salah satu kenang-kenangan dari Gus Dur adalah Syi’ir ‘tanpo waton’. Syi’ir (Syair) ini merupakan sedikit oleh-oleh pemikiran islam beliau bagi segenap umat islam pada khususnya.
Dalam syi’ir ini, beliau berbagi ilmu, kritik bagi sesama muslim, dan banyak hal yang beliau berikan dalam beberapa baris syair. Dari ajakan untuk tidak sekedar membaca Al-Qur’an, namun juga seharusnya kita belajar memahami isinya. Mengkritisi pihak-pihak yang (suka) mengkafirkan orang lain namun tidak memperhatikan kekafiran dirinya sendiri. Dan masih banyak pesan lainnya bagi kita semua.
Sebelumnya, mungkin sudah ada yang posting tentang syi’ir ini di kompasiana. Namun kiranya postingsaya ini dapat juga bermanfaat bagi semua. Pemikiran Gus Dur terus dikembangkan dan dipelajari, ada banyak tokoh yang konsisten meneruskan pemikiran beliau, dan melalui facebook, Bapak A.S Hikam berusaha menjaganya disini. Bagi yang berminat untuk mendengarkan alunan Syi’ir Tanpo Waton dengan suara (Alm) Gus Dur dan jama’ah dapat download disini. Dan berikut adalah lirik Syi’ir Tanpo Waton tersebut yang saya copas dari Ustadz Dafid Fuadi.
أَسْتَغْفِرُ اللهْ رَبَّ الْبَرَايَا * أَسْتَغْفِرُ اللهْ مِنَ الْخَطَايَا
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا نَافِعَا * وَوَفِّقْنِي عَمَلاً صَالِحَا
ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ * يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ * ( يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran …. (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran …. (dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan …. (yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X …. (siang dan malamnya tanpa terhitung)
Duh bolo konco priyo wanito …. (wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko …. (jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco … (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X …. (esok hari bakal sengsara)
Akeh kang apal Qur’an Haditse …. (banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane …. (senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke …. (kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X …. (jika masih kotor hati dan akalnya)

Gampang kabujuk nafsu angkoro …. (gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo …. (dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo … (iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X … (maka hatinya gelap dan nista)
Ayo sedulur jo nglaleake …. (ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane … (wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide … (untuk mempertebal iman tauhidnya)
Baguse sangu mulyo matine 2X …. (bagusnya bekal mulia matinya)
Kang aran sholeh bagus atine …. (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune … (karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate …. (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X … (juga hakikat meresap rasanya)
Al Qur’an qodim wahyu minulyo … (Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco … (tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito … (itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X … (ditancapkan di dalam dada)
Kumantil ati lan pikiran … (menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan …. (merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman …. (mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X … (sebagai sarana jalan masuknya iman)
Kelawan Alloh Kang Moho Suci … (Kepada Alloh Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi ….. (harus mendekatkan diri siang dan malam)
Ditirakati diriyadohi … (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X … (dzikir dan suluk jangan sampai lupa)
Uripe ayem rumongso aman … (hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman … (mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan … (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X … (semua itu adalah takdir dari Tuhan)
Kelawan konco dulur lan tonggo … (terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo … (yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo … (itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x …. (Nabi Muhammad tauladan kita)
Ayo nglakoni sakabehane … (ayo jalani semuanya)
Alloh kang bakal ngangkat drajate … (Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire … (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X … (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah)
Lamun palastro ing pungkasane … (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane … (tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone … (dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo ulese 2X … (utuh jasadnya juga kain kafannya)

ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ * يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ * يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ
Semoga bermanfaat.


kompasiana

 sekedar ungkapan hati


Blogger Indonesia

.:[Close][Klik 2x]:.
" Terimakasih atas kunjungan anda ".... Jangan Lupa tinggalkan pesan di ShoutMix



Powered by IP2Location.com

TERIMAKASIH

SEKEDAR UNGKAPAN HATI